Cara Mengatasi Insomnia Pada Ibu Hamil

Jika tidur adalah apa yang Anda idamkan pada akhir kehamilan, tetapi Anda kesulitan untuk mendapatkan cukup waktu istirahat, saatnya untuk mencoba aturan tidur sederhana ini yang mana bisa membantu masalah insomnia pada ibu hamil.

Anda mungkin berpikir bahwa kurang tidur adalah sesuatu yang harus Anda tangani begitu bayi lahir, tetapi bagi banyak ibu, istirahat malam yang baik dalam kehamilan bisa menjadi tantangan nyata, terutama pada trimester ketiga.

Cara Atasi Insomnia

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi insomnia pada ibu hamil, yaitu sebagai berikut:

1. Menjadi nyaman

Pada saat itu benjolan kecil telah tumbuh menjadi perut yang mengesankan yang membuat merasa sulit menjadi nyaman – dan begitu Anda jatuh, melemparkan dan berputar adalah sesuatu yang hanya dapat Anda impikan.

Jika Anda kesulitan mendapatkan kenyamanan, berkreasilah dengan bantal. Gunakan mereka untuk menopang Anda atau mengistirahatkan bagian-bagian tubuh – banyak wanita menemukan melipat bantal dan menempatkan di antara kedua kaki dapat membantu. Anda mungkin juga ingin berinvestasi dalam bantal kehamilan yang dirancang khusus untuk tujuan ini.

Ingatlah untuk selalu tidur di sisi kiri Anda. Ini akan membantu mencegah berat bayi Anda yang belum lahir menekan vena cava inferior, pembuluh darah yang membawa darah ke jantung Anda dari bagian bawah tubuh Anda, sehingga meningkatkan sirkulasi.

Dan hindari tidur telentang karena dapat memberikan tekanan yang tidak perlu pada pembuluh darah Anda yang terlalu banyak bekerja dan dapat menyebabkan jantung berdebar, tekanan darah rendah dan sesak napas.

2. Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Mulas dan gangguan pencernaan sering terjadi selama trimester ketiga, jadi hindari makan makanan besar atau pedas di malam hari. Sebagai gantinya, makanlah camilan ringan untuk mencegah rasa lapar – cobalah protein dengan karbohidrat kompleks, seperti biskuit gandum dengan selai kacang, atau pisang dan segelas susu hangat untuk membantu menenangkan perut Anda.

Kafein (dalam kopi, teh, minuman cola, dan cokelat) sebaiknya dihindari, seperti halnya gula yang akan menyebabkan lonjakan dan penurunan gula darah.

3. Olahraga

Kelelahan hanya diharapkan pada tahap akhir kehamilan, tetapi cobalah berolahraga setiap hari jika Anda bisa. Jalan cepat di taman, berenang, atau kelas yoga akan menjadikan kehamilan lebih sehat dan membantu Anda tidur di malam hari.

Berolahragalah di siang hari atau sore hari, dan tidak sesaat sebelum tidur, karena ini dapat mencegah Anda terjatuh. Melakukan beberapa peregangan kaki yang lembut dapat membantu mengurangi kram kaki di malam hari.

Itua dia tips atau cara mengatasi insomnia pada ibu hamil. Sebenarnya masih ada beberapa tips lainnya, diantaranya seperti Anda harus pastikan lingkungan Anda tepat untuk tidur. Matikan TV atau laptop, redupkan lampu dan pastikan jendelanya terbuka. Wanita hamil cenderung merasa panas, jadi pastikan ruangannya cukup sejuk (walaupun itu berarti pasangan Anda harus tidur beberapa lapis lagi!).

Jika Anda merasa tegang, mandi air hangat (tidak panas) tepat sebelum tidur dan cobalah beberapa latihan pernapasan dalam atau relaksasi.

Tetap santai adalah hal terpenting yang bisa Anda lakukan. Kecemasan dan melihat jam (memutarnya sehingga Anda tidak bisa melihatnya) hanya akan membuat Anda lebih sulit untuk kembali tidur. Jika Anda tidak bisa mengantarnya, cobalah membaca buku sebentar atau bangun dan minum susu hangat.

Tidur nyenyak tidak selalu mudah, tetapi Anda akan ingin beristirahat sebanyak mungkin sebelum bayi Anda tiba – dan kekurangan tidur yang sesungguhnya dimulai!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *